Berburu Makanan Halal di Seoul: Pengalaman Jujur Kami
Oleh Pap & Bun · 26 Juni 2026 · 2 menit baca · 📍 Seoul, Korea Selatan
Kami penggemar ulasan jujur, jadi ini dia: Seoul bukan destinasi halal yang paling gampang. Tapi tetap sangat bisa — dan beberapa makanannya masih kami mimpikan sampai sekarang.
Mulai dari Masjid
Semua yang halal di Seoul memancar keluar dari Seoul Central Mosque di Itaewon. Tanjakan menuju masjidnya cukup untuk "membayar" makan siangmu duluan, dan jalan-jalan di sekitarnya penuh restoran bersertifikat — Korea, Turki, Pakistan, Indonesia, Malaysia.
Ritme kami: salat Zuhur, lalu turun bukit mengikuti hidung.
Insiden Ayam Goreng
Ayam goreng Korea itu seni tingkat nasional, dan sekarang ada kedai ayam bersertifikat halal di Itaewon yang menyajikan pengalaman lengkapnya — digoreng dua kali, kulitnya renyah meletup, saus yangnyeom yang manis, lengket, dan sedikit mengancam.
Pap pesan "half and half" (soy garlic + pedas). Bun bilang dia "cuma mau satu potong." Saudara-saudara, kami memesan seekor ayam lagi.
Dakgalbi, Bibimbap, dan Perkara Kimchi
- Dakgalbi halal (ayam tumis pedas dengan kubis dan tteok) dekat masjid adalah makanan Korea terbaik kami — pesan cheese ring-nya kalau kamu tidak punya rasa malu, seperti kami.
- Bibimbap mudah ditemukan dalam versi sayur; minta tanpa daging kalau restorannya tidak bersertifikat.
- Kimchi umumnya aman (unsur ikannya fermentasi seafood, bukan alkohol), tapi sebagian restoran memakai kaldu non-halal di sup — selalu tanya dasar kuahnya.
Minimarket dan Masak Sendiri
Minimarket Korea lebih tricky daripada Jepang — banyak babi bersembunyi di tempat tak terduga. Daftar aman kami: gimbap polos setelah cek label, telur rebus, pisang, yogurt drink, dan semua varian rumput laut panggang.
Guesthouse kami punya dapur kecil, dan satu malam kami memasak ramyeon halal instan yang dibeli dari toko muslim dekat masjid, ditambah telur dan daun bawang. Biayanya nyaris nol dan tetap jadi salah satu makan malam favorit kami tahun ini. Traveling memang aneh begitu.
Street Food Myeongdong — Pilih-Pilih
Gang street food yang terkenal itu tetap bisa dinikmati asal selektif: cumi bakar, tornado potato, hotteok (pancake manis), kacang kastanye panggang, mochi stroberi. Lewati apa pun yang mengilap di dekat stand sosis, dan tanya dulu sebelum berasumsi minyaknya tidak dipakai bersama.
Vonis Akhir
Seoul mengajukan lebih banyak pertanyaan ke traveler muslim daripada Tokyo — tapi hampir semuanya dijawab di Itaewon. Menginaplah dalam jangkauan masjid, jangan berharap banyak pada minimarket, dan biarkan ayam goreng mengisi sisanya.
Skor kesulitan: 6/10. Skor ayam goreng: 11/10.
Ditulis oleh Pap & Bun
Suami istri yang menjelajah peta sambil terus mencari yang halal. Satu tukang rencana, satu tukang foto, dua-duanya suka pesan berlebihan.
Tentang kami →Lanjut jalan-jalan
Panduan Kuliner Halal Tokyo: Apa Saja yang Benar-Benar Kami Makan
Sebelum pertama kali ke Tokyo, kami sempat takut bakal hidup seminggu cuma dari onigiri polos. Kami salah besar. Ini semua makanan halal yang bikin kami ingin pindah ke Jepang.
📍 Tokyo, Jepang
Street Food Penang: Peta Halal George Town
Penang itu ibu kota kulinernya Malaysia, tapi tidak semua kedai legendarisnya halal — jadi kami habiskan tiga hari menyusun peta yang dulu kami harap ada. Nasi kandar termasuk, tentu saja.
📍 Penang, Malaysia