Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Jet Mulai 17 Agustus

Minggu, 2 Agustus 2026 · 09.58 WIB

Ilustrasi: Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Jet Mulai 17 Agustus
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, bersiap kembali beroperasi penuh untuk melayani penerbangan pesawat jet komersial mulai 17 Agustus 2026. Pembukaan kembali ini akan menghadirkan enam maskapai yang siap membuka berbagai rute baru, baik domestik maupun internasional.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Enam maskapai telah secara resmi mengajukan izin untuk beroperasi di Bandara Husein Sastranegara.

Maskapai yang akan beroperasi antara lain Citilink dengan rute ke Surabaya, Denpasar, dan Kualanamu. Super Air Jet mengusulkan rute ke Denpasar, Pekanbaru, Batam, Padang, Pontianak, Balikpapan, hingga Makassar. Garuda Indonesia akan melayani rute ke Denpasar, sementara Wings Air menawarkan penerbangan ke Lampung dan Palembang.

Untuk rute internasional, Transnusa akan membuka penerbangan ke Johor Bahru dan Kuala Lumpur, Malaysia. Maskapai Scoot juga mengajukan rute internasional ke Singapura.

InJourney Airports memastikan aspek keselamatan dan keamanan di Bandara Husein Sastranegara telah terpenuhi. Fasilitas pendukung seperti kendaraan siaga Foam Tender untuk pertolongan darurat dan pemenuhan fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7 telah tersedia. Peningkatan fasilitas Screening Check Point (SCP) juga dilakukan, mencakup mesin X-ray, walkthrough metal detector, dan handheld metal detector.

Kembalinya penerbangan jet komersial di Bandara Husein Sastranegara akan memberikan lebih banyak pilihan bagi traveler Indonesia, khususnya dari wilayah Jawa Barat. Konektivitas yang lebih luas ke berbagai kota domestik dan beberapa destinasi internasional di Asia Tenggara diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Berita lainnya