Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

TransNusa Buka Rute Manado-Makassar, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur

Rabu, 30 September 2026 · 15.21 WIB

Ilustrasi: TransNusa Buka Rute Manado-Makassar, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Maskapai TransNusa menambah pilihan perjalanan udara di wilayah Sulawesi dengan membuka rute penerbangan langsung Manado, Sulawesi Utara, menuju Makassar, Sulawesi Selatan, dan sebaliknya. Penerbangan perdana telah dilakukan pada Senin, 28 September 2026, melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros.

Pada tahap awal, rute ini dilayani satu kali sehari. Namun, mulai 10 Oktober 2026, frekuensi penerbangan akan ditambah menjadi dua kali sehari, tersedia jadwal pagi dan sore. Penerbangan tambahan dari Manado dijadwalkan pukul 05.45 WITA, tiba di Makassar pukul 07.30 WITA, lalu kembali ke Manado pukul 08.00 WITA.

Direktur Utama sekaligus Executive Vice President PT TransNusa Aviation Mandiri, Bayu Sutanto, menyatakan penambahan frekuensi ini bertujuan memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat. Hal ini juga memungkinkan penumpang melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari untuk kebutuhan bisnis maupun kedinasan.

Makassar dan Manado memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi, perdagangan, dan pintu masuk pariwisata di Indonesia Timur. Pembukaan rute ini diharapkan memperkuat konektivitas masyarakat, dunia usaha, dan pariwisata antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

TransNusa menjadi maskapai ketiga yang melayani rute langsung Makassar-Manado, setelah Lion Air dan Batik Air. Perjalanan antara Manado dan Makassar dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 45 menit menggunakan armada COMAC C909.

Bagi para pelancong Indonesia, khususnya dari dan menuju kawasan timur, rute baru ini berarti kemudahan akses yang lebih besar. Konektivitas langsung ini dapat memangkas waktu tempuh, mendorong eksplorasi destinasi wisata di kedua provinsi, serta mendukung aktivitas bisnis yang lebih efisien di Sulawesi.

Berita lainnya