Peringatan Perjalanan: Penerbangan di UEA Terdampak Konflik Iran-AS
Minggu, 26 Juli 2026 · 15.40 WIB
Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran kembali menimbulkan dampak pada sektor penerbangan, khususnya di Uni Emirat Arab (UEA). Dalam dua pekan terakhir, kedua negara saling melancarkan serangan meskipun telah ada kesepakatan gencatan senjata pada Juni 2026.
Dilansir dari Kompas.com pada Minggu, 26 Juli 2026, penerbangan dari dan menuju Kuwait City telah mengalami gangguan serius. Sejumlah maskapai internasional juga memperpanjang pembatalan penerbangan ke kawasan Timur Tengah setelah EASA mengeluarkan peringatan terkait wilayah konflik tersebut.
EASA secara spesifik meminta maskapai untuk menghindari wilayah udara di atas UEA, Bahrain, Kuwait, Oman, dan Qatar hingga Rabu, 29 Juli 2026. Wisatawan yang memiliki jadwal penerbangan dari, menuju, atau transit di kawasan Timur Tengah diminta untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan jadwal atau gangguan.
Situasi ini menjadi perhatian serius, terutama karena bertepatan dengan periode liburan musim panas. Maskapai Emirates juga menyarankan agar wisatawan tiba di bandara setidaknya tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Bagi traveler Indonesia, perkembangan ini berarti perlu kehati-hatian ekstra saat merencanakan perjalanan ke Timur Tengah atau rute yang melintasi wilayah tersebut. Disarankan untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai dan otoritas penerbangan, serta mempertimbangkan opsi rute alternatif jika memungkinkan.
Berita lainnya
-
26 Juli 2026 · Global
Qatar Airways Buka Rute Doha-Auckland via Melbourne, Mulai Desember 2026
-
26 Juli 2026 · Asia
Singapore Airlines Rayakan 20 Tahun Penerbangan ke Barcelona
-
25 Juli 2026 · Indonesia
Lovina Festival 2026 Resmi Dibuka, Targetkan 25 Ribu Pengunjung
-
25 Juli 2026 · Global
AS Keluarkan Peringatan Keamanan Global, Warga Diminta Waspada
-
25 Juli 2026 · Indonesia
Kemenpar Perluas Pilihan Paket Wisata Domestik Lewat Misi Penjualan Open Trip