Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

Kabut Asap Lumpuhkan Penerbangan di Sampit, Puluhan Jadwal Terganggu

Jumat, 25 September 2026 · 12.41 WIB

Ilustrasi: Kabut Asap Lumpuhkan Penerbangan di Sampit, Puluhan Jadwal Terganggu
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melumpuhkan aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Dalam kurun waktu 14 hingga 24 September 2026, sebanyak 27 penerbangan dari dan menuju bandara tersebut terdampak, dengan gangguan terjadi hampir setiap hari.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) H Asan Sampit, Abdul Haris, melalui Person In Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team (CAPT) Zachruddin, menjelaskan bahwa proporsi gangguan terdiri dari enam penerbangan mengalami keterlambatan atau delay, sementara 21 penerbangan lainnya harus dibatalkan. Seluruh gangguan ini berkaitan langsung dengan terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap karhutla yang tidak memenuhi kondisi operasional penerbangan.

Pada 14 September, jarak pandang tercatat 1.500 meter, menyebabkan dua dari tiga penerbangan mengalami keterlambatan. Kondisi memburuk sehari kemudian, dengan jarak pandang turun menjadi 1.000 meter, mengakibatkan satu penerbangan ditunda dan dua dibatalkan. Meskipun sempat membaik menjadi 2.000 meter pada 16 September, gangguan tetap terjadi.

Kondisi terparah terjadi pada 18 September, saat jarak pandang anjlok hingga 800 meter, memaksa seluruh tiga penerbangan yang dijadwalkan dibatalkan. Pihak bandara terus bersiaga dan mengimbau calon penumpang rute Kalimantan untuk memantau pembaruan status penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Bagi para pelancong Indonesia, khususnya yang merencanakan perjalanan ke atau dari Kalimantan Tengah, penting untuk selalu memantau informasi terkini dari maskapai dan otoritas bandara. Gangguan penerbangan akibat karhutla ini dapat menyebabkan perubahan jadwal mendadak, sehingga persiapan ekstra dan fleksibilitas rencana perjalanan sangat diperlukan.

Berita lainnya