Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

47 Hotel dan Resor Indonesia Raih Michelin Keys 2026, Rekor Baru Pariwisata Nasional

Selasa, 22 September 2026 · 09.05 WIB

Ilustrasi: 47 Hotel dan Resor Indonesia Raih Michelin Keys 2026, Rekor Baru Pariwisata Nasional
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengumumkan pengakuan internasional terhadap 47 hotel dan resor di Indonesia yang berhasil masuk daftar Michelin Keys 2026 Global MICHELIN Guide. Prestasi ini merupakan rekor baru, melampaui 33 hotel dan resor yang tercatat pada tahun sebelumnya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan apresiasi tinggi kepada seluruh pengelola dan insan perhotelan yang konsisten menjaga standar kualitas. Menurutnya, capaian ini merefleksikan tingkat daya saing pariwisata Indonesia, khususnya di sektor hospitalitas, yang terus meningkat.

Dari seleksi ketat sekitar 9.000 properti di seluruh dunia, Indonesia berhasil mencatatkan tiga hotel dan resor dengan kualifikasi 3 Keys (An Extraordinary Stay). Ketiganya adalah Nihi Sumba di Sumba, Nusa Tenggara Timur, Amanjiwo di Magelang, Jawa Tengah, dan Mandapa Ritz Carlton Reserve di Ubud, Bali.

Sebanyak 11 hotel dan resor lainnya meraih kualifikasi 2 Keys (An Exceptional Keys), termasuk Amankila, The Sanchaya, The Apurva Kempinski Bali, Soori Bali, Capella Ubud, Four Season Hotel Jakarta, Bvlgari Resort Bali, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay, Buahan a Banyan Tree Escape, The Langham Jakarta, dan Raffles Bali. Sementara itu, 33 properti lainnya mendapatkan 1 Key.

Dengan hasil ini, Indonesia kini menjadi negara dengan jumlah hotel pemegang Michelin Keys terbanyak kedua di Asia Tenggara, setelah Thailand. Daftar lengkap penghargaan ini telah dipublikasikan dalam edisi terbaru Michelin Keys pada 18 September 2026.

Bagi wisatawan Indonesia, pengakuan ini menegaskan standar kualitas akomodasi di tanah air, khususnya bagi mereka yang mencari pengalaman menginap mewah. Hal ini juga berpotensi menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi premium.

Berita lainnya