Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Asia

Kunjungan Wisatawan ke Malaysia Melonjak 21 Juta di Semester I 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 · 09.42 WIB

Ilustrasi: Kunjungan Wisatawan ke Malaysia Melonjak 21 Juta di Semester I 2026
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia melaporkan, total 21,12 juta kedatangan internasional tercatat antara Januari hingga Juni 2026. Pencapaian ini melampaui kinerja pra-pandemi, dengan peningkatan 17,7 persen di atas level tahun 2019.

Pejabat Malaysia mengaitkan pertumbuhan ini dengan keberhasilan kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026) yang sedang berjalan. Selain itu, peningkatan konektivitas udara regional, pemasaran internasional yang terarah, inisiatif domestik Cuti-Cuti Malaysia, serta portofolio pengalaman wisata yang semakin beragam di seluruh negeri turut berkontribusi.

Pasar ASEAN terus mendominasi pariwisata masuk ke Malaysia, menyumbang 72,8 persen dari seluruh kedatangan internasional. Singapura tetap menjadi pasar sumber terbesar Malaysia, menunjukkan peningkatan 4,4 persen. Beberapa pasar Asia Tenggara yang sedang berkembang juga mencatat pertumbuhan kuat, seperti Kamboja melonjak 52,3 persen, Myanmar naik 45,9 persen, dan Laos meningkat 25,4 persen.

Di luar Asia Tenggara, kawasan lain juga menunjukkan peningkatan yang sehat. Kedatangan dari Asia Timur naik 12,7 persen, Asia Tengah mencatat peningkatan 23,3 persen, Oseania tumbuh 7,4 persen, dan Amerika berkembang 4,9 persen. Pasar jarak jauh tradisional, termasuk Tiongkok, terus berkinerja baik, dengan pertumbuhan yang dikaitkan dengan kebijakan liberalisasi visa dan kampanye promosi berkelanjutan.

Dengan semester kedua tahun 2026 yang kini berjalan, Tourism Malaysia meningkatkan upaya promosinya melalui kalender acara ekstensif. Ini dirancang untuk menarik wisatawan internasional dan domestik, termasuk Malaysia Year-End Sale dan Kuala Lumpur International Arts Festival.

Bagi pelancong Indonesia, berita ini berarti Malaysia tetap menjadi pilihan destinasi yang menarik dan mudah dijangkau dengan berbagai penawaran. Peningkatan konektivitas dan promosi yang gencar dapat menawarkan lebih banyak opsi perjalanan dan pengalaman wisata yang beragam, dari budaya hingga alam, di negara tetangga ini.

Berita lainnya