Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

Indonesia Perkuat Posisi Hub MICE ASEAN Lewat Seabef 2026 di Jakarta

Kamis, 30 Juli 2026 · 09.08 WIB

Ilustrasi: Indonesia Perkuat Posisi Hub MICE ASEAN Lewat Seabef 2026 di Jakarta
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

JAKARTA, Indonesia, 30 Juli 2026, Indonesia memperkuat posisinya sebagai pusat industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Asia Tenggara. Langkah ini ditandai dengan suksesnya penyelenggaraan Southeast Asia Business Events Forum (Seabef) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 28-29 Juli 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana secara resmi membuka forum tersebut pada Rabu, 29 Juli 2026. Ia menegaskan bahwa Seabef 2026 merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjadikan Indonesia sebagai hub penyelenggaraan business events yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, sektor pariwisata menunjukkan kinerja positif, dengan pertumbuhan akomodasi serta makanan dan minuman mencapai 13,14 persen. Pada Mei 2026, Indonesia mencatat 1,38 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan sekitar 106 juta perjalanan wisata nusantara, keduanya meningkat dari tahun sebelumnya.

Forum Seabef 2026 membahas isu-isu strategis seperti harmonisasi kebijakan event di ASEAN, pengembangan destinasi berdaya saing, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Acara ini juga digelar bersamaan dengan Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026 yang berlangsung 28-31 Juli 2026, menjadi ajang pertemuan pelaku industri MICE untuk memperluas jejaring dan kemitraan.

Industri business events kini tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara pertemuan atau pameran, tetapi juga berkembang menjadi katalis investasi, inovasi, dan transfer pengetahuan. Potensi besar ini terlihat dari nilai pasar industri MICE global yang diperkirakan mendekati US$1,2 triliun pada 2024, menguasai sekitar 30,75 persen pangsa pendapatan industri manajemen acara dunia.

Bagi traveler Indonesia, penguatan industri MICE ini berarti peningkatan fasilitas, layanan, dan konektivitas di destinasi-destinasi utama seperti Jakarta. Hal ini juga berpotensi menciptakan lebih banyak peluang bagi pelaku usaha lokal dan UMKM di sektor pariwisata, serta mendorong inovasi dalam pengalaman perjalanan di Indonesia.

Berita lainnya