Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Global

Enam Negara Naikkan Biaya Visa, Vietnam Pangkas Bebas Visa untuk WNI

Kamis, 16 Juli 2026 · 09.05 WIB

Ilustrasi: Enam Negara Naikkan Biaya Visa, Vietnam Pangkas Bebas Visa untuk WNI
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Pemerintah Jepang telah memberlakukan kenaikan biaya visa secara signifikan mulai 1 Juli 2026. Biaya visa sekali masuk melonjak dari 3.000 yen, sekitar Rp 330.684, menjadi 15.000 yen atau sekitar Rp 1,65 juta. Untuk visa beberapa kali masuk, tarif naik dari 6.000 yen, sekitar Rp 661.368, menjadi 30.000 yen atau sekitar Rp 3,3 juta.

Australia juga menerapkan kenaikan biaya visa mulai 1 Juli 2026, dengan tarif bervariasi untuk semua jenis visa. Beberapa jenis visa mengalami lonjakan hingga tiga kali lipat dari harga sebelumnya. Sebagai contoh, visa kunjungan wisata subkelas 600 kini dikenakan biaya 250 dollar Australia, setara sekitar Rp 3,1 jutaan.

Korea Selatan turut menyesuaikan biaya pengajuan visa mulai 1 Juli 2026, dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Biaya pengajuan visa sekali masuk untuk kunjungan kurang dari 90 hari naik dari Rp 904.000 menjadi Rp 920.000. Penyesuaian serupa juga berlaku untuk visa ekspres dan visa kunjungan lebih dari 90 hari.

Selain itu, Mesir telah menaikkan biaya visa sebesar 5 dollar AS untuk visa turis sekali kunjungan dan multiple entry visa sejak 1 Maret 2026. Kini, visa sekali kunjungan Mesir seharga 30 dollar AS, sekitar Rp 542.000, sementara multiple entry visa dikenakan biaya 65 dollar AS atau sekitar Rp 1,18 juta. Belgia juga menetapkan biaya pengajuan visa jangka panjang (Visa D) sebesar Rp 4,9 juta per 1 Juli 2026, disesuaikan dengan kurs 1 euro setara Rp 19.638.

Sementara itu, Pemerintah Vietnam mengubah kebijakan bebas visa bagi warga negara Indonesia. Mulai 15 Juli 2026, masa tinggal bebas visa bagi WNI dipangkas menjadi 14 hari. Sebelumnya, WNI dapat menikmati masa tinggal bebas visa yang lebih lama di Vietnam.

Perubahan kebijakan visa dan kenaikan biaya ini menuntut para pelancong Indonesia untuk lebih cermat dalam merencanakan anggaran dan jadwal perjalanan ke luar negeri. Calon wisatawan perlu memperhitungkan biaya tambahan dan durasi tinggal yang baru agar perjalanan tetap lancar dan sesuai harapan.

Berita lainnya